Wednesday, January 21, 2015

Microsoft Terima Mata Uang Bitcoin



Jakarta – Penggunaan Bitcoin kian meluas, termasuk oleh Microsoft. Sang raksasa software kini memungkinkan pengguna bisa membeli aplikasi, game dan video dari toko online Microsoft menggunakan mata uang digital tersebut.

Fitur baru transaksi menggunakan Bitcoin ini ditambahkan sejak Desember silam, bekerjasama dengan BitPay, sebuah startup yang bergerak dalam layanan proses pembayaran.
Dengan demikian, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (5/1/2015), pengguna layanan Microsoft sudah bisa menambahkan Bitcoin sebagai mata uang pembayaran konten Windows, Windows Phone, Xbox Games, Xbox Music dan Xbox Video Stores.

“Sebagian besar transaksi Bitcoin diproses dengan segera. Jika tidak, silakan tunggu paling lama dua jam hingga transaksi selesai sebelum mengontakcustomer support,” demikian bunyi salah halaman support mengenai Bitcoin di situs Microsoft.

“Uang yang ditambahkan ke akun Microsoft menggunakan Bitcoin tidak bisa dikembalikan. Jadi pastikan Anda selalu mengecek lagi transaksi sebelum membayarnya dengan dompet digital,” tambah keterangan di halaman tersebut.

Namun untuk saat ini fitur tersebut baru bisa dinikmati konsumen Microsoft di Amerika Serikat. Belum diketahui apakah Microsoft akan memperluasnya ke negara lain mengingat Bitcoin sendiri kontroversial dan ditentang di beberapa negara karena dianggap tidak aman.


SUMBER

Sekilas tentang Nubits

nubits
Dunia cryptocurrency belakangan terus bermunculan berbagai jenis coin digital baru. Beberapa hanya sekedar cloning software Bitcoin secara persis tanpa mengubah sesuatu yang besar. Hal ini tidak mengherankan mengingat Bitcoin adalah sebuah software yang memiliki kode terbuka (open source) artinya setiap orang bebas menggunakan kode yang ada apabila berminat membuat sesuatu yang mirip dengan Bitcoin. Bahkan beberapa website menyediakan layanan untuk membuat coin seperti Bitcoin dengan sangat murah (contoh : www.coincreator.net  )

Tetapi beberapa coin memiliki software dan konsep yang berbeda dengan Bitcoin. Salah satu coin yang menurut saya cukup menarik disini adalah NUBITS (NBT). Coin Nubits ini mempunyai visi dan misi untuk menciptakan Digital Currency yang paling stabil terhadap USD. Sesuatu yang sangat berbeda kalau kita lihat konsep dari Bitcoin yang berkeinginan mempunyai nilai sendiri tanpa tergantung dari mata uang manapun. Nilai 1 Nubits dipatok sama dengan US$1. Sesuatu yang dipandang orang impossible tetapi dengan konsep Nubits sepertinya sejak September 2014 mereka cukup berhasil menjaga nilai nubits tetap dalam $1

  • Apa yang menarik dengan 1 Nubits = 1 Dollar ?

Menurut saya pribadi ini sangat menarik karena salah satu kesulitan adopsi Bitcoin sekarang ini pada harganya yang fluktuaktif yang cenderung menyulitkan toko dalam menghitung harga barang di dalam Bitcoin.
Selain dari itu dengan kestabilan harga 1 nubits setara dengan satu dollar berarti saat kita ingin membeli USD karena tujuan investasi atau kestabilan harga sekarang dapat diwujudkan dengan membeli Nubits. Tidak perlu repot menyimpannya dan tidak perlu takut US Dollar yang kita beli “kusut”  (jadi ingat dulu saya ada menukarkan USD ke bank dipotong pihak bank nilainya karena tertekuk -.-” )
Atau hal lain yang menarik dengan kestabilan harga Nubits adalah kita dapat membawa dan mengirimkan USD melalui Nubits secara mudah dan cepat antar negara tanpa takut terkena nilai tukar.

  • Bagaimana cara kerja Nubits ?

Nubits dalam proses pembuatannya bergantung kepada sekelompok community yang disebut NuShareholders (desentralisasi). Apabila NuShareholders memilih untuk mencetak dan mencapai persetujuan maka Nubits akan dicetak untuk menambah supply Nubits dan menekan harga menjadi $1 kembali.   Apabila harga Nubits terlalu rendah maka NuShareholders akan memberikan bunga kepada para pemegang Nubits untuk menahan sirkulasi Nubits yang ada di market ( disebut “parking” ) untuk mendukung harga $1. Sirkulasi dari Nubits sendiri diatur oleh sistem yang disebut NuBot yang mengatur penjagaan harga. Apakah Sistem Nubits terdengar seperti Sentral Bank yang terdesentralisasi ? Saya rasa demikian.

  • Lalu apakah bisa NuBits menjadi tidak layak?

Sebagaimana semua mata uang digital lainnya, termasuk Bitcoin, bisa menjadi bernilai $ 0 dalam semalam jika seluruh pengguna menganggapnya tidak berfungsi . NuBits tidak unik dalam hal itu. Tetapi sistem desentralisasi nushares membuat hal itu menjadi lebih sulit.

  • Bagaimana cara mendapatkan Nubits ?

Di Indonesia saat ini untuk membeli Nubits cukup mudah cukup mengakses www.Bitcoin.co.id dan anda dapat menukarkan Bitcoin yang anda miliki dengan Nubits (Klik link berikut)


Sebuah ulasan dari:
Ourteam_IMG_2390
Oscar Darmawan
CEO Bitcoin.co.id


SUMBER

BitStamp: (Bukan) Mt.Gox Ver 2.0



Pada tanggal 5 Januari 2015, pasar jual beli Bitcoin terbesar kedua di dunia bernama Bitstamp, terpaksa menutup situsnya dan meminta semua member untuk berhenti melakukan deposit ke wallet mereka. Trade exchange yang volume perdagangannya mencapai 15.000 Bitcoin dalam sehari itu menyatakan bahwa BitStamp telah kehilangan kurang lebih 19.000 Bitcoin (atau seharga 5,1 juta dollar AS pada saat itu). Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa atau siapa penyebab lenyapnya sejumlah Bitcoin tersebut.

Pembobolan dalam sistem keamanan BitStamp ini membuat orang-orang teringat tentang apa yang terjadi di Mt.Gox. Harga Bitcoin anjlok sebanyak $200 dalam sehari karena ada 744.000 Bitcoin yang hilang akibat kesalahan manajemen di Mt.Gox. Tanpa ganti rugi, Mt.Gox bangkrut dan rasa percaya publik akan Bitcoin mulai melemah. Keadaan ini menyebabkan harga Bitcoin terus menurun dari yang awalnya $800 menjadi $150 per Bitcoin. Kasus serupa terulang kembali di Bitstamp ketika pasar tersebut menutup situsnya secara mendadak. Disitulah saatnya komunitas Bitcoin mulai bertanya, “Apakah BitStamp akan berakhir seperti Mt. Gox?”

Bitstamp tutup kurang lebih selama 5 hari, dan pada saat itu, harga Bitcoin yang awalnya berada di harga 4 juta, menurun ke harga 3,5 juta. Banyak yang berspekulasi bahwa ada kemungkinan 19.000 Bitcoin yang hilang dari Bitstamp dijual dalam waktu bersamaan. Masyarakat yang sudah pesimis dengan Bitcoin, merasa bahwa harga Bitcoin akan semakin turun seperti apa yang terjadi di kasus Mt.Gox. Namun apa yang benar-benar terjadi saat ini?

Selama BitStamp tutup, harga Bitcoin memang anjlok ke harga 3,5 juta namun mencapai kestabilan di titik tersebut. Bersamaan dengan Bitcoin, komunitas pengguna mata uang digital tersebut juga bertambah dewasa. Hasil laporan dari CoinDesk menyebutkan bahwa meskipun harga Bitcoin menurun, ekosistem Bitcoin berkembang pesat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Volume perdagangan Bitcoin yang awalnya berada di angka 15 milyar dollar AS di tahun 2013, meningkat menjadi 23 milyar dollar AS di tahun 2014. Belum lagi ditambah merchant dengan penghasilan milyar dollar AS per tahun seperti Microsoft, Dell, dan Expedia yang menerima Bitcoin. Jumlah academia yang meneliti tentang Bitcoin pun meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Semua ini menunjukkan bahwa Bitcoin tetap bertahan meskipun diterjang dengan berbagai musibah.
Kini BitStamp.net sudah kembali beroperasi dan mereka memberikan biaya transaksi gratis kepada membernya untuk berdagang Bitcoin di tempat mereka selama seminggu demi menebus kesalahan mereka. Tidak seperti Mt.Gox, BitStamp berjanji akan mengganti rugi semua Bitcoin yang hilang kepada pemilik masing-masing. Saat ini, komunitas Bitcoin sudah mulai dewasa dan bertanggung jawab dengan keberadaan cryptocurrency yang mereka punya. Pelajaran yang dapat kita petik adalah selama kita masih percaya dengan Bitcoin, maka Bitcoin tidak akan mati. Meskipun banyak musibah yang menerpa, potensi yang dimiliki Bitcoin bukan berarti menjadi tidak berarti. Bitcoin, hingga detik ini, adalah teknologi pertama yang dapat merubah dunia finansial menjadi tempat yang lebih baik, lebih murah, dan anti politisasi.

Bukankah itu yang sebenarnya kita inginkan?

Opini dari Suasti Atmastuti Astaman
Business Development Manager, Bitcoin Indonesia

SUMBER